Rahasia! 8 Cara Mempercepat Loading Blog yang Terbukti Ampuh

Rahasia! 8 Cara Mempercepat Loading Blog yang Terbukti Ampuh

Siapa sih blogger yang tidak kepengin loading website-nya cepat ketika diakses?

Selain itu, loading yang cepat juga berpengaruh terhadap SEO dan kepuasan pengunjung.

Bahkan, dalam kesimpulan studi kasus yang dilakukan oleh Akamai dan Gomez, mengatakan bahwa sebanyak 47 persen pengunjung blog mengharapkan halaman termuat dalam dua detik. Sedangkan 40 persen sisanya justru menutup halaman blog yang tidak termuat dalam tiga detik.

Nah, lalu bagaimana dengan kecepatan blog anda? Apakah blog anda tersebut dapat terbuka dalam hitungan 2 atau 3 detik? Jika belum, kami mempunyai beberapa rahasia untuk mempercepat loading blog anda.

1. Kompres Gambar Sebelum Diupload di Blog

Salah satu hal yang memperlambat loading blog yakni adalah gambar. Selain banyak memakan resource hosting, gambar juga nyatanya banyak memakan CPU hosting yang anda pakai.

*Baca juga: Apa itu DNS Cache dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Oleh karena itu, semakin banyak gambar yang ada di halaman blog, maka semakin berat pula blog tersebut­ diakses. Bahkan hal itu pun akan berdampak besar untuk kecepatan loading blog anda.

Jadi harus bagaimana, apakah saya tidak boleh memakai gambar lagi ketika membuat artikel dan semacamnya?

Tentu saja tidak. Gambar adalah salah satu media pelengkap yang sangat penting untuk memberikan warna dalam sebuah tulisan, sehingga tidak mungkin jika kita harus melupakan gambar ketika membuat artikel.

Namun yang kita lakukan hanyalah memperkecil ukuran gambar tersebut dengan cara di kompres.

Banyak aplikasi PCmaupun smartphone yang menyediakan fasilitas dan fitur untuk memperkecil gambar tanpa harus mengurangi kualitas.

Salah satunya aplikasi PC yang bernama FILEminimizer Pictures, saya pribadi juga telah menggunakan aplikasi tersebut.

*Baca juga: 7 Kesalahan SEO Paling Fatal yang Dilakukan Blogger Pemula

Jadi ketika ingin meng-upload gambar ke blog, saya terlebih dulu mengecilkan ukuran gambar yang ingin diupload di aplikasi tersebut. Terbukti kualitas gambar tidak berkurang, meskipun ukurannya diperkecil sedemikian rupa.

Jika merasa ribet menggunakan aplikasi. Jangan khawatir, WordPress (Maaf untuk yang menggunakan Blogger) juga telah menyediakan plugin yang membantu anda memperkecil ukuran gambar dengan otomatis.

Plugin tersebut bernama EWWW Image Optimizer. Cara kerjanya, anda meng-upload gambar, aplikasi itu dengan otomatis memeperkecil ukurannya. Sangat praktis.

Dengan mengecilnya ukuran gambar, otomatis blog kita akan menjadi ringan dan kecepatan loading juga akan membaik. Maka dari itu, cara ini patut anda gunakan mulai dari sekarang.

2. Hindari Penggunaan Gambar Untuk Background Halaman Blog Anda

Biasanya yang menggunakan gambar sebagai background untuk halaman blog-nya adalah orang yang masih pemula di bidang ini. Dalam artian masih belajar nge-blog.

Dengan tujuan untuk memperindah dan mempercantik blog, tidak sedikit para blogger yang mengganti background blog miliknya menggunakan gambar sosok idola, gambar dirinya sendiri, atau apapun itu.

Namun secara sadar dan tidak sadar, mengganti background blog menjadi gambar lain itu akan berdampak buruk dengan kecepatan loading blog kita.

Akan tetapi, jika memang sangat ingin mengganti background blog, maka boleh-boleh saja, asalkan hanya mengganti warna background-nya saja.

Misalnya background ori-nya berwarna putih, anda ganti menjadi abu-abu. Itu diperbolehkan saja. Bahkan hal itu juga tidak mempengaruhi kecepatan blog.

3. Cukup Tampilkan Kurang Atau Sama Dengan 7 Postingan Saja di Halaman Utama Blog

Jika blog anda tidak menggunakan server yang kuat seperti milik situs-situs berita terkenal, dan anda ingin sekali blog anda tersebut loading-nya menjadi cepat. Maka anda bisa ikuti tahapan ini.

Cara lain utuk mempercepat loading blog adalah dengan mengurangi tayangan postingan yang ada di halaman utama blog anda.  Hal tersebut terjadi karena semakin banyak daftar postingan di halaman utama anda, maka semakin banyak juga data-data yang akan di load.

Semakin banyak data yang di load, semakin lama juga blog kita akan terbuka.

Oleh sebab itu, sebaiknya kurangi sedikit tayangan yang ada di halaman utama blog anda. Menjadi kurang atau sama dengan 7 postingan saja.

Cara mengurangi tayangan postingan juga mudah. Cukup masuk ke dashboard WordPress anda. Lalu pergi ke Pengaturan >> Membaca, kemudian ganti Halaman blog menampilkan paling banyak menjadi kurang atau sama dengan 7 postingan saja.

4. Jangan Terlalu Banyak Memakai Widget

Memakai widget terlalu banyak juga membuat kecepatan blog kita menjadi lambat. Oleh sebab itu, hapuslah widget-widget yang menurut anda tidak penting seperti kalender, jam, dan lain-lain. Karena tidak mungkin seseorang membuka blog anda hanya ingin melihat “hari ini tanggal berapa?” atau membuka blog anda hanya ingin melihat jam.

Rasanya tidak mungkin, makanya widget-widget tersebut ada baiknya dilepas saja, Karena tidak terlalu berperan, bahkan widget-widget semacam itu hanya memperlambat kecepatan blog anda.

5. Batasi Penayangan Iklan

Penayangan iklan secara berlebihan juga akan memperlambat kecepatan loading blog. Bahkan biasanya iklan-lah yang membuat blog menjadi sangat berat ketika diakses.

Itu hanya menggunakan beberapa iklan. Apalagi menayangkan iklan sebanyak-banyaknya?

Pasti akan sangat tidak nyaman bagi pengunjung, karena blog semakin berat, ditambah iklan ada di mana-mana.

Dampaknya situs anda mengalami penurunan ranking. Dan bouncerate juga akan meningkat.

6. Pasang Plugin W3 Total Cache

Untuk pengguna WordPress sendiri, plugin ini terbukti ampuh untuk membersihkan sampah dan cache-cache yang menumpuk di database blog milik kita.

Selain itu, W3 Total Cache dapat didownload secara gratis. Hampir semua blogger yang menggunakan WordPress sudah pasti menginstal plugin multifungsi yang satu ini.

Terlepas dari itu, plugin ini juga meringankan pemakaian resource CPU hosting, yang kemudian akan berdampak positif terhadap kecepatan loading blog.

Sebenarnya selain mengoptimalkan cache, meringankan CPU hosting, W3 Total Cache juga mempunyai fitur-fitur lain yang sangat membantu anda dalam menangani blog.

Maka dari itu, plugin ini wajib anda instal di blog kesayangan anda.

7. Gunakan Template yang Ringan

Tentu saja sebelum melakukan tahapan-tahapan di atas, anda juga tidak boleh sembarang ketika memilih template blog.

Walaupun menggunakan berbagai cara untuk bisa mengoptimalkan kecepatan blog, jika template yang anda gunakan berat, maka pengoptimalan akan menjadi percuma. Karena sudah dari sana-nya berat.

*Baca juga: Apa itu Cloud Hosting?

Jadi, pastikan template yang anda gunakan ringan dan cocok untuk blog anda.

8. Ingat, jangan salah pilih hosting

Tentu saja tidak ada penyedia hosting—yang terbaik harga miring—seperti yang kami sediakan, bedakan saja harga-harga penyedia hosting lain dengan milik kami. Siapa yang lebih murah?

Jika pun ada yang lebih murah, apakah kualitas-nya setara dengan yang kami sediakan.

Boleh kalian adu, hosting kami bukan abal-abal. Kami juga sudah mempunyai banyak klien. Coba saja dulu, siapa tahu cocok.